Seorang wanita Indonesia berusia 35 tahun menerima penghargaan pada hari Jumat oleh karena jiwa kemasyarakatan nya dalam membantu kepolisian Singapura memecahkan masalah rangkaian pencurian dalam sebuah pesawat tahun ini.

Pada tanggal 13 Juni, wanita yang merupakan seorang manajer proyek tersebut naik pesawat Jetstar dengan tujuan Singapura-Jakarta pada sekitar pukul 8:30 malam, Shin Min Daily News melaporkan dengan mengutip sebuah pernyataan dari kepolisian.

Sekitar 15 menit setelah pesawat lepas landas, wanita tersebut memperhatikan salah seorang penumpang lain yang duduk disekitarnya menurunkan empat tas dari kompartemen bagasi diatas kepala dan menggeledah tas-tas tersebut. Tak lama kemudian, orang tersebut mengoper sejumlah uang tunai kepada seorang penumpang pria lainnya yang duduk di barisan yang berbeda.

Wanita Indonesia tersebut pun segera memberitahukan awak kabin mengenai gelagat yang mencurigakan dari kedua pria tersebut, yang kemudian berakhir dengan kedua pria berkewarganegaraan Tiongkok tersebut diterbangkan kembali ke Singapura.

Uang tunai dengan jumlah S$437 ditemukan pada kedua pria itu dan diketahui uang yang dimaksud telah diambil dari tas seorang penumpang pria berusia 37 tahun yang duduk di dekat para pelaku.

Setelah polisi Singapura melakukan pemeriksaan, kedua pria pun dituntut atas lima tuduhan pencurian sesuai dengan UU Konvensi Tokyo dan pada tanggal 11 Oktober 2018, mereka dijatuhi hukuman penjara selama 19 bulan.

Pada tanggal 21 December kemarin, penumpang wanita tersebut pun menerima penghargaan dalam sebuah upacara penghargaan oleh karena jiwa kemasyarakatan nya.

Sementara itu, kepolisian Singapura juga menggunakan kesempatan yang ada untuk mengingatkan masyarakat umum yang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk terus berjaga-jaga atas tindakan kriminal yang dapat menimpa mereka ketika mereka sedang dalam pesawat.

Original: Indonesian manager praised for catching thieves on plane