Sebuah bank daya atau lebih dikenal dalam bahasa Inggris nya, power bank, meledak dalam sebuah penerbangan pesawat Royal Brunei dari Hong Kong ke ibukota Brunei Darussalam, Bandar Seri Begawan, kamis lalu, namun untung nya tidak ada yang terluka, baik penumpang maupun anggota kru kabin.

Ledakan tersebut diketahui secara umum setelah seorang pengguna Facebook bernama Francis Ngu Hown Hua mengunggah beberapa video dan foto dari kejadian tersebut pada halaman Facebook nya, The Straits Times melaporkan. Video-video serta gambar-gambar tersebut pun, yang menunjukkan sebuah kabin pesawat yang dipenuhi asap sementara para penumpang menutupi wajah mereka, menjadi viral.

Beberapa anggota kru kabin pesawat pun dengan tenang namun segera mengatasi masalah yang tampaknya muncul oleh karena sebuah api kecil dari sebuah power bank yang meledak dalam penerbangan tersebut.

Maskapai penerbangan tersebut pun kemudian mengeluarkan sebuah pernyataan pada situs resmi mereka, menggambarkan kasus tersebut sebagai sebuah “insiden power bank”. Mereka juga mengatakan bahwa kru kabin Royal Brunei telah terlatih untuk menjalankan prosedur standar dalam mengatasi situasi-situasi demikian untuk memastikan keamanan penumpang setiap saat.

Hua sendiri memuji para anggota kru kabin pesawat atas ketenangan dan keprofesionalan mereka dalam mengatasi situasi tersebut.

Pesawat Royal Brunei BI636 akhirnya mendarat dengan aman di Bandar Seri Begawan pada tanggal 3 Januari. Penyebab ledakan power bank tersebut masih belum diungkapkan kepada publik.

Original: Power bank explodes on Royal Brunei Airlines flight