Berton-ton sampah telah menumpuk kembali dibawah sebuah jalan tol di Jakarta Utara setelah hanya beberapa bulan saja diadakannya sebuah operasi pembersihan besar-besaran di daerah yang sama.

Menurut The Jakarta Post, operasi pembersihan yang dilakukan pada April 2018 membersihkan lebih dari 1.600 ton sampah dari kolong jalan tol Wiyoto Wiyono di Jakarta Utara. Minggu ini, sebuah operasi pembersihan yang baru telah dimulai untuk membersihkan berton-ton sampah yang kembali menumpuk di tempat tersebut. Kepala unit lingkungan hidup Tanjung Priok, Basrudin, berkata bahwa sampah-sampah tersebut dibuang oleh warga setempat dalam waktu belakangan ini.

Namun ini diperdebatkan oleh seorang tokoh masyarakat setempat bernama Ujang Johan, yang mengklaim bahwa banyak dari sampah tesebut dibuang oleh orang-orang yang bukan merupakan warga setempat dan dia bahkan tidak tahu-menahu mengenai adanya warga setempat yang menggunakan lahan tersebut sebagai tempat pembuangan sampah.

Johan menambahkan bahwa sampah dari warga setempat dibuang di lahan Waduk Cinin dan dibawa ke lokasi pembuangan tersebut oleh pengangkut sampah yang digaji oleh masyarakat setempat.

Sebanyak 200 petugas Badan Lingkungan Hidup Jakarta Utara dikirim ke kolong jalan tol yang dimaksud untuk membersihkan daerah itu pada tanggal 14 Januari. Terbilang pada tanggal 15 Januari, sekitar 146 ton sampah telah dibersihkan dan operasi pembersihan tersebut diperkirakan akan terus berlanjut sampai hari Minggu, tanggal 20 Januari.

Badan Lingkungan Hidup Jakarta mengatakan bahwa operator jalan tol ikut bertanggung jawab atas fenomena tumpukan sampah tersebut, menegaskan bahwa sang operator harus membantu dalam pemeliharaan daerah.

Original: Jakarta garbage dump re-appears after clean-up operation