Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Indonesia mengalami lebih dari 11.500 gempa bumi tahun lalu.

Badan tersebut berkata tepatnya sebanyak 11.557 gempa bumi telah mengguncang Indonesia di tahun 2018, dan 297 diantaranya memiliki kekuatan magnitudo lebih dari 5 skala Richter, Antara News melaporkan. Jumlah gempa ini jauh melampaui jumlah rata-rata setiap tahunnya – yaitu 6.000 gempa – yang dicatat dalam tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu gempa bumi yang paling mematikan terjadi pada bulan September 2018, yang merengut nyawa lebih dari 4.000 orang di Sulawesi Tengah. Gempa tersebut juga disertai dengan tsunami. Selain itu, beberapa gempa juga menghantam pulau Lombok beberapa waktu sebelum gempa di Sulawesi tersebut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Dwikorita Karnawati berkata bahwa Indonesia juga untuk pertama kalinya mengalami likuifaksi dalam beberapa gempa yang terjadi tahun lalu – yaitu sebuah fenomena hilangnya kekuatan tanah oleh karena guncangan yang dahsyat.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat rentan terhadap gempa bumi karena lokasi negara yang terletak di Cincin Api Pasifik, yang merupakan garis patahan bumi dan gunung berapi. Aktivitas seismik sering terjadi di daerah ini dan menyebabkan bencana alam seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, dan tsunami.

Original: More than 11,500 earthquakes hit Indonesia in 2018