Seorang nelayan Indonesia mengaku bahwa dia melihat pesawat Malaysia Airlines MH370 yang menghilang, jatuh di perairan antara Malaysia dan Indonesia lima tahun yang lalu. Tiga orang lainnya juga dikabarkan sebagai saksi mata.

Rusli Kusmin berkata bahwa pesawat yang dimaksud mulai terlihat turun diatas Selat Melaka pada sekitar pukul 7:30 pagi tanggal 8 Maret 2014, seakan-akan pesawat tersebut hendak mendarat, Free Malaysia Today melaporkan. Ketika pesawat nahas tersebut menabrak laut, kapal Kusmin berada di lokasi sekitar 2km dari tempat jatuhnya pesawat.

“Pesawat itu datang dari arah utara, bergerak ke arah selatan,” demikian ungkapnya dalam sebuah konferensi pers yang digelar oleh Asosiasi Konsumen Subang dan Shah Alam (Cassa). “Tidak ada ledakan maupun suara-suara keras dari mesin pesawat. Ketika pesawat itu mendarat [di laut], tampak asap hitam tebal disekelilingnya dan tercium bau asam di udara. Pesawat itu tampak seperti layangan yang bersandar dari kiri ke kanan,” jelas Rusli, yang tiga anggota kru nya – Eri, Beko dan Kadapi – juga menyaksikan kejadian tersebut.

Kapal nya pun segera menuju ke lokasi tersebut, namun pesawat itu telah tenggelam; Rusli berkata mereka mencoba melakukan pencarian beberapa saat namun tidak menemukan puing-puing maupun mayat. Titik koordinat saat itu direkam melalui sistem GPS di atas kapal.

Ketika ditanya mengapa dia baru mememberitahukannya sekarang, Rusli menjawab mereka telah memberitahukan pihak yang berwajib Malaysia dan Indonesia sekembalinya mereka ke darat, namun akhirnya mereka memilih untuk tetap diam setelah terus dimintai informasi oleh berbagai pihak yang mencari para nelayan tersebut hanya untuk “mempermalukan” mereka.

Akhirnya dia pun dibujuk untuk kembali memberitahukan kepada masyarakat umum oleh Cassa, dimana kepala dari asosiasi tersebut, Jacob George, sekarang kembali melobi pihak yang berwajib untuk memulai kembali pencarian pesawat tersebut.

Pesawat MH370 hilang bersama dengan 227 penumpang dan 12 anggota kru didalamnya, saat pesawat sedang dalam jadwal penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing. Tim pemeriksa mempercayai pesawat itu jatuh ke Samudra Hindia didekat negara bagian Australia Barat setelah kehabisan bahan bakar, namun pencarian yang mencakup wilayah seluas 120.000 kilometer persegi tidak kunjung menemukan jejak apapun juga.

Nasib dari pesawat tersebut masih menjadi misteri terbesar dalam sejarah penerbangan.

Original: Fisherman claims he saw MH370 jet crash into Malacca Strait