Seorang pria berusia 55 tahun yang sudah berkeluarga menghadapi tuduhan pemerkosaan dan tindakan tidak senonoh terhadap seorang pekerja rumah tangga asal Indonesia berusia 27 tahun di Pengadilan Tinggi Hong Kong pada hari Jumat, Oriental Daily melaporkan.

Pria tersebut mempekerjakan wanita Indonesia itu untuk menjaga anak perempuannya yang berusia 12 tahun dan bermasalah gangguan jiwa.

Tsang Wai-san, yang tidak memiliki pekerjaan, menghadapi dua tuduhan tindakan tidak senonoh, serta dua tuduhan pemerkosaan atas sang PRT.

Korban, yang hanya diidentifikasi sebagai X, muncul di sidang pengadilan dan memberitahukan kepada pengadilan bahwa dia pada tanggal 10 Desember 2017 mulai masuk bekerja di rumah keluarga Tsang di Wong Tai Sin, Kowloon.

Tsang meminta korban untuk berbagi tempat tidur dengan anak perempuannya dan memberitahukan kepada sang PRT untuk tidak mengunci pintu kamar nya. Malam itu, pelaku masuk ke dalam kamar tersebut dan melakukan tindakan yang tidak senonoh terhadap X, yang seketika itu juga terbangun dalam keadaan ketakutan dan segera mendorong Tsang, namun pria itu berkata “saya cinta kamu” dalam bahasa Inggris, demikian diungkapkan dalam sidang pengadilan.

Karena hari itu merupakan hari pertama dia bekerja, korban pun takut untuk kehilangan pekerjaan nya sehingga dia tidak memberitahukan kepada siapapun juga mengenai peristiwa tersebut.

Sembilan hari kemudian, Tsang menarik X ke dalam kamar utama dan memperkosa korban, yang mengatakan kepada pengadilan bahwa dia sempat berteriak “tolong” dalam bahasa Indonesia.

Ketika Tsang sadar bahwa istrinya hendak membuka pintu, dia segera menghentikan perbuatannya dan segera mendorong korban kembali ke dalam kamar anak nya. Diketahui juga tindakan tidak senonoh dan pemerkosaan berikutnya terjadi pada tanggal 20 Desember dalam dapur rumah tersebut.

Sidang ini masih terus berlanjut.

Original: Married man charged with raping Indonesian domestic worker