Pemda Bali dikabarkan akan segera melegalkan arak tradisional setempat dengan harapan dapat menjadi daya tarik baru bagi para wisatawan yang berkunjung ke pulau tersebut.

Gubernur Bali Wayan Koster berkata tidak masuk akal apabila arak tradisional tidak dilegalkan sementara mengimpor minuman beralkohol dari luar negeri diijinkan, The Jakarta Post melaporkan.

Dia juga berkata bahwa siapapun yang merancang peraturan tersebut pasti telah membuat kesalahan dan dia menyatakan bahwa pemerintah di pulau dewata sekarang akan melegalkan arak Bali.

Pemda Bali dikabarkan telah mengirimkan sebuah surat kepada Kementerian Perindustrian RI meminta untuk merevisi keputusan presiden yang menyatakan bahwa distribusi arak merupakan tindakan yang melanggar hukum. Sebelum minuman keras tersebut dilegalkan, pihak yang berwenang perlu terlebih dahulu mengawasi produksi arak yang dimaksud, yang telah banyak dibuat secara umum diseluruh penjuru Bali.

Sang gubernur menambahkan bahwa produsen arak bahkan telah mampu memproduksi minuman keras dengan kualitas tinggi tanpa pengontrolan atau fasilitas yang resmi. Koster berkata dengan sumber daya yang tepat, produsen akan mampu membuat produk yang bahkan lebih baik lagi.

Original: Traditional liquor to be legalized in Bali