Seorang pria Hong Kong berusia 55 tahun ditemukan bersalah di Pengadilan Tinggi pada hari Rabu dalam sebuah kasus pemerkosaan dan tindakan penyerangan secara tidak senonoh terhadap seorang pekerja rumah tangga asal Indonesia yang baru mulai bekerja padanya.

Tsang Wai-sun mempekerjakan korban yang berusia 28 tahun dan diidentifikasikan hanya sebagai “X” untuk menjaga anak perempuannya yang cacat mental.

Tsang ditemukan bersalah atas beberapa tindakan kriminal yang dilakukan antara tanggal 10-18 Desember 2017 di sebuah apartemen di Wong Tai Sin Estate, Kowloon, Oriental Daily melaporkan.

Pengadilan mendengarkan bahwa korban diminta oleh Tsang untuk berbagi tempat tidur dengan sang anak perempuan dan tidak mengunci kamar tersebut. Korban berkata dia dilecehkan oleh Tsang pada hari pertama dia mulai bekerja.

Tsang kemudian menyerang korban secara tidak senonoh lalu memperkosanya dalam tiga kesempatan yang berbeda.

Awalnya Tsang membela diri di pengadilan dengan mengatakan bahwa sang pekerja lah yang menggoda nya dengan memeluknya dan menyentuh bagian pribadi sang majikan.

Namun, tim juri yang terdiri dari enam pria dan seorang wanita menolak cerita terdakwa. Setelah musyawarah selama sembilan jam, mereka pun menemukan terdakwa bersalah atas empat tuduhan terhadap dirinya.

Ketika hakim membacakan keputusan pengadilan, Tsang menjadi emosional. Sembari menangis dia berteriak, “Itu tidak benar, tidak adil, konyol,” sementara menonjok tempat saksi dan memukulkan kepalanya pada sebuah meja.

Tsang akhirnya dibawa keluar dari ruang pengadilan oleh tujuh petugas lapas.

Hakim Patrick Li Hon-leung menunda kasus sampai tanggal 5 Maret untuk menjatuhi hukuman kepada terdakwa.

Original: HK man guilty of rape, indecent assault of Indonesian worker