Pihak berwenang di Indonesia telah menangkap sembilan orang yang terlibat dalam sebuah jaringan perdagangan komodo, yang merupakan jenis hewan yang dilindungi. Kesembilan orang yang dimaksud ditangkap polisi pada 26 Maret di Surabaya, Jawa Timur, New Straits Times melaporkan.

Para tersangka mengaku telah menjual lebih dari 40 ekor komodo dengan harga 500 juta rupiah untuk setiap ekor nya. Seorang petugas kepolisian Jawa Timur bernama Rofiq Ripto Himawan berkata bahwa hewan komodo tersebut diperjual-belikan untuk dipakai dalam pembuatan obat-obat tradisional, khususnya sebagai resep antibiotik. Dan pembelinya biasanya berasal dari sekitar Asia.

Selain lima ekor komodo, sejumlah hewan lainnya juga disita pihak berwenang dalam kasus ini, termasuk diantaranya beberapa ekor trenggiling, berbagai burung-burung eksotis, serta seekor kucing liar.

Himawan menambahkan bahwa tim dokter hewan dan pelestari alam saat ini sedang bekerja sama dengan polisi untuk memastikan hewan-hewan yang dimaksud dirawat dengan baik.

Para pelaku perdagangan hewan yang bersangkutan dilaporkan menggunakan media sosial untuk mencari calon pembeli.

Original: Komodo dragon trafficking ring busted