Semakin banyak orang ditemukan terjangkit cacar di Hong Kong, tiga diantaranya dilaporkan pada akhir pekan, menjadikan jumlah total kasus cacar disana sebanyak 20 kasus sejauh ini.

Pada hari Sabtu, seorang pilot Cathay Pacific berusia 41 tahun dan seorang bayi berusia 11 bulan dikonfirmasi terkena cacar setelah sebelumnya pada Jumat malam tiga karyawan bandara udara Hong Kong dilaporkan terjangkit penyakit tersebut, Sing Tao Daily melaporkan.

Dari 20 kasus, lima orang merupakan karyawan penerbangan. Badan pemerintah setempat yang menangani masalah kesehatan pun turun tangan dengan memberikan vaksin kepada orang-orang yang bekerja di airport.

Pada hari Minggu, sebanyak 163 karyawan bandara telah menerima vaksin. Menurut laporan pemerintah, pilot asal Inggris tersebut terjangkit pada 12 Maret. Dia masuk RS Lantau Utara pada 21 Maret dan dipindahkan ke RS Princess Margaret pada hari yang sama.

Pasien itu mengaku telah menerima vaksin cacar. Dia bekerja pada perusahaan penerbangan yang sama dengan kasus cacar sebelumnya pada 15 Maret. Dia mengunjungi Jepang, Thailand, Indonesia dan Filipina selama masa inkubasi.

Sementara itu bayi perempuan yang dimaksud terjangkit pada 16 Maret. Dia mengunjungi Taiwan selama masa inkubasi.

Selain itu, kasus terbaru yang terjadi pada hari Minggu melibatkan seorang pria berusia 27 tahun yang pergi ke Jepang pada masa inkubasi.

Wong Ka-hing dari CHP berkata bahwa mereka memperkirakan jumlah kasus cacar akan bertambah dalam waktu dekat ini, HK01.com melaporkan.

Sementara itu, Biro Kesehatan Macau melaporkan dua kasus cacar yang baru saja ditemukan, seorang pekerja migran Filipina berusia 30 tahun dan seorang wanita lokal berusia 30 tahun yang bekerja di RS Kiang Wu, Macao Daily News melaporkan.

Pada minggu sebelumnya, seorang dokter di rumah sakit tersebut didapati positif terjangkit virus cacar setelah sebelumnya dia terlibat merawat seorang pasien cacar.

Original: HK airport workers get vaccine as measles cases rise