Pihak berwenang di Taiwan telah mengadakan sebuah seminar untuk para pelajar asing disana agar mereka menyadari hak-hak mereka yang sebenarnya, setelah terjadinya beberapa kasus penipuan yang melibatkan beberapa pelajar paska sarjana asal Filipina.

Pada Rabu lalu, beberapa petugas gabungan dari departemen imigrasi dan departemen tenaga kerja Taiwan mengunjungi Universitas Teknologi Medis Chung Hwa di wilayah Rende, Tainan, dimana sebanyak 294 pelajar asing terdaftar dalam Program Kolaborasi Industri-Akademia, China Daily News melaporkan.

Menurut pihak universitas, kebanyakan pelajar Indonesia mengambil jurusan Manajemen Informatika atau Ilmu Pangan dan Gizi, sementara Manajemen Perhotelan populer dikalangan pelajar asal Vietnam. Semua jurusan ini mengharuskan para pelajar untuk melakukan magang di tempat kerja.

Dikarenakan keterbatasan bahasa dan masalah komunikasi, pelajar asing seringkali tidak mengerti benar mengenai peraturan setempat dan hak-hak mereka sebagai pekerja magang disana.

Kedua departemen pemerintahan yang bersangkutan pun memakai kesempatan dalam seminar yang dimaksud untuk menginformasikan kepada para pekerja mengenai hal tersebut.

Sementara itu, pihak berwenang juga akan terus memerangi perdagangan manusia serta pengeksploitasian tenaga kerja.

Original: Students informed of their rights in Taiwan