Seorang pria Rusia menghadapi hukuman lima tahun penjara setelah dia dituntut atas tuduhan menyelundupkan seekor anak orangutan dari Bali ke Rusia.

Andrei Zheztov tertangkap mencoba untuk menyelundupkan seekor anak orangutan berusia dua tahun pada 22 Maret di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali, The Jakarta Post melaporkan. Selain itu, dua ekor tokek dan empat ekor bunglon juga ditemukan dalam koper nya ketika ia ditangkap.

Menurut laporan yang ada, seluruh hewan tersebut dibius dan dimasukkan ke dalam koper.

Petugas keamanan bandara yang menemukan hewan-hewan itu pun melaporkannya kepada polisi, departemen karantina, serta Badan Pelestarian Sumber Daya Alam. Kepala polisi setempat Ruddi Setiawan berkata bahwa orangutan tersebut dibawa ke Bali dari pulau Jawa, namun sumber asal nya tidak diketahui.

Tidak jelas juga apakah hewan itu diselundupkan untuk dirinya sendiri atau untuk dijual kepada pihak lain.

Orangutan merupakan hewan yang dilindungi di Indonesia. Zheztov dapat menghadapi hukuman maksimum, yaitu dipenjara selama lima tahun, atau dikenakan denda sebesar 100 juta rupiah, apabila terbukti bersalah.

Original: Russian faces jail for smuggling orangutan