Pihak berwenang di Indonesia telah menangkap seorang remaja atas dugaan menjalankan sebuah layanan online yang mengekspolitasi anak-anak dibawah umur untuk prostitusi.

Remaja berusia 17 tahun yang diidentifikasi hanya sebagai EGR tersebut ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Utara pada 7 Maret sekitar pukul 10 pagi, The Jakarta Post melaporkan.

Pada hari itu, kepala polisi setempat Moh Faruk Rozi berkata sebuah tim patroli dunia maya menerima intel bahwa EGR menawarkan layanan prostitusi lewat sebuah akun Facebook dengan menggunakan nama samaran Tasya Ayusari, yang akhirnya mengarahkan kepada penangkapan tersebut.

EGR diduga menawarkan seorang pekerja seks komersial berusia 15 tahun seharga empat juta rupiah kepada seorang penyidik yang berpura-pura menjadi seorang calon pelanggan. Setelah sepakat, EGR membawa sang PSK berusia 15 tahun tersebut ke sebuah hotel, dimana penangkapan tersebut terjadi.

Rozi berkata bahwa EGR mengantongi sebesar 500 ribu rupiah untuk setiap perempuan yang dijualnya dalam setiap transaksi. Remaja berusia 17 tahun tersebut terancam hukuman maksimum 15 tahun penjara atas pelanggaran UU Perdagangan Manusia Tahun 2007 dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik Tahun 2008.

Original: Teenager arrested over online prostitution