Pihak berwajib mencurigai seekor buaya telah membunuh seorang pekerja perekebunan setelah mayat korban ditemukan.

Pria bernama Subli dan berusia 35 tahun tersebut diketahui pergi memancing dengan seorang teman kerjanya yang bernama Agus Riyanto disebuah kali yang terletak di sebuah perkebunan kelapa kepunyaan majikan nya, PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) di Indragiri Hilir, Riau pada 10 April, The Jakarta Post melaporkan.

Pada sekitar pukul 10 malam di hari yang sama, Subli pergi untuk mencuci tangannya di kali dan itu terakhir kali nya Riyanto melihat sang teman.

Tak lama kemudian Riyanto mendengar sebuah suara yang keras dan Subli pun tidak dapat ditemukan. Riyanto menggambarkan suara yang dimaksud seperti suara benda yang jatuh kedalam air.

Riyanto pun bergegas ke lokasi dimana Subli terakhir terlihat dan dia hanya melihat gelembung-gelembung air mengapung di permukaan air, sementara sang teman tidak terlihat. Mencurigai bahwa seekor buaya telah menerkam temannya, dia pun segera pulang dan memberitahukan kepada seorang penjaga keamanan perusahaan RSUP mengenai kejadian itu.

Polisi setempat diberitahukan mengenai kasus tersebut. Sejumlah petugas kepolisian, sukarelawan dan anggota militer pun segera melakukan pencarian akan keberadaan Subli, yang mayatnya akhirnya ditemukan keesokan harinya, tanggal 11 April, sekitar tiga kilometer dari tempat korban memancing pada malam sebelumnya.

Jenasah Subli pun dikembalikan kepada pihak keluarga di daerah Pengaliran setelah otopsi dilakukan di sebuah pusat kesehatan setempat.

Original: Crocodile thought to have killed plantation man