Polisi di Sumatra Utara telah menahan seorang pelajar SMA setelah adanya dugaan ancaman bom.

Pada 13 April, sebuah tas ransel berwarna hitam ditemukan didepan sebuah supermarket di Jl. Melanton Siregar, Pematang Siantar, The Jakarta Post melaporkan. Secarik kertas bertuliskan “Lailaha Illallah, ada bom, mati kau!” terdapat pada tas ransel tersebut, yang menyebabkan kepanikan.

Polisi pun memanggil regu penjinak bom yang akhirnya hanya menemukan sebuah pot bunga dalam tas tersebut.

Keesokan harinya, polisi menangkap seorang pelajar SMA berusia 17 tahun yang diidentifikasi sebagai IAN dan dicurigai sebagai orang yang bertanggung jawab menempatkan tas ransel yang dimaksud.

Setelah dilakukannya pemeriksaan awal, pelajar itu pun mengaku telah menempatkan tas ransel tersebut sebagai lelucon dan mengatakan bahwa dia tidak terkait dengan afiliasi teroris sama sekali.

IAN kabarnya akan dituntut atas tuduhan pelanggaran UU terorisme. Apabila terbukti bersalah, pelajar berusia 17 tahun tersebut dapat menghadapi hukuman penjara paling lama lima tahun.

Original: Indonesian student arrested after bomb prank