Seorang pekerja rumah tangga asal Indonesia berusia 37 tahun telah dijatuhi hukuman penjara selama empat minggu yang ditangguhkan untuk satu tahun, setelah dia mengaku bersalah atas satu tuduhan penganiayaan anak di Pengadilan Negeri Kowloon Barat pada hari Kamis.

Terdakwa mengaku bahwa dia telah menjambak rambut dari seorang anak laki-laki berusia dua tahun yang dijaganya di rumah majikannya pada 8 April, situs berita HK01.com melaporkan.

Kasus penganiayaan anak tersebut terkuak ketika sang majikan, yang kabarnya merupakan seorang polisi, melihat dalam rekaman kamera keamaan bahwa pekerja itu telah menjambak rambut anak nya ketika sedang bermain di rumah.

Pekerja yang dimaksud telah menjaga bocah laki-laki itu serta saudari perempuan kembaran nya sejak keduanya berusia tiga bulan.

Pekerja itu pun memohon keringanan hukum di pengadilan, dengan mengatakan bahwa saat itu dia sedang bermain dengan kedua anak kembar yang dijaganya, dan san anak laki-laki menjambak rambut nya terlebih dahulu. Dia ingin agar anak laki-laki itu mengetahui bagaimana sakitnya dijambak dan memberinya pelajaran. Inilah alasannya menjambak rambut anak tersebut, Headline Daily melaporkan.

Hakim mengatakan bahwa reaksi sang pekerja berlebihan. Karena dia telah menjaga kedua anak kembar tersebut sejak usia mereka masih tiga bulan, seharusnya dia mengerti bahwa kedua anak itu hanya sedang asyik bermain.

Original: Domestic worker pulled two-year-old’s hair