Pihak berwenang telah menangkap seorang pengusaha di Indonesia setelah dia diduga mencoba untuk menyuap seorang politikus daerah untuk mendapatkan tender proyek di daerah yang bersangkutan.

Pada 29 April, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bernard Hanafi Kalalo di sebuah hotel di Jakarta ketika dia sedang bersiap-siap untuk mengantarkan sejumlah barang berharga kepada Benhur Lalenoh, yang merupakan orang kepercayaan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Manalip, The Jakarta Post melaporkan.

Menurut KPK, Kalalo membeli tas Chanel dan Balenciaga, sebuah jam tangan Rolex, serta cincin dan anting berlian dengan jumlah harga total 463,8 juta rupiah di sebuah mal perbelanjaan di Jakarta pada 28 April dan kemudian bertemu dengan Lalenoh sebelum mereka merencanakan pengiriman barang-barang tersebut kepada sang bupati.

Diduga Kalalo membeli barang-barang tersebut untuk mendapatkan tender proyek revitalisasi dua pasar tradisional di kabupaten yang terletak di provinsi Sulawesi Utara tersebut.

Manalip diketahui juga merupakan istri seorang hakim di provinsi tersebut dan dikenal dengan gaya hidup mewah nya serta minat dalam olah raga ekstrim.

Pada 30 April sang bupati ditangkap dan dibawa ke kantor KPK dimana dia mengaku tidak tahu-menahu mengenai rencana penyuapan yang dimaksud dan menyangkal telah menerima pemberian-pemberian mahal tersebut.

Original: Indonesian arrested for attempted bribery