Seorang perempuan di Singapura dipenjara setelah mengaku bersalah telah menyerang pekerja rumah tangganya yang berasal dari Indonesia.

Pada 29 April, Ng Bee Choo, seorang paralegal berusia 48 tahun, mengakui bahwa dirinya telah melukai Weti Alimi Carmadi, 33, dan pelaku pun dipenjara 10 bulan, The Straits Times melaporkan.

Penggugat dilaporkan mulai bekerja di rumah terdakwa pada Oktober 2016 lalu dan bertugas menjaga ibu terdakwa yang telah lanjut usia nya dan memiliki masalah kesehatan pada jantungnya.

Menurut laporan yang ada, Ng mulai melecehkan Carmadi secara lisan dan fisik pada tahun 2017. Pengacara penggugat berkata bahwa Carmadi menyembunyikan perlakuan yang diterimanya oleh karena perasaan takut.

Pada akhir Januari 2018, Ng menyerang korban secara brutal setelah korban menjatuhkan botol berisi pil-pil obat ketika hendak memberi minum obat kepada ibu terdakwa. Ng dilaporkan menjadi begitu marah karena mengira bahwa sang pekerja rumah tangga memberi pil-pil obat yang telah kotor kepada sang ibu.

Terdakwa kemudian memukul kepala korban beberapa kali dengan menggunakan sebuah alat kayu. Ketika Carmadi berusaha melindungi kepala nya, dia pun mengalami keretakan pada tulang tangannya yang disebabkan oleh pukulan tersebut. Tetapi dia tetap melanjutkan pekerjaan nya sekalipun dalam keadaan begitu kesakitan.

Pada 28 Januari 2018, seorang tetangga menghubungi polisi setelah dia mendengar seorang perempuan mengerang kesakitan. Polisi pun datang namun tidak ada yang menjawab bel. Tiga hari kemudian, polisi kembali mendatangi rumah tersebut dan menemukan Carmadi dengan luka-luka pada bagian tangannya serta mata yang merah.

Selain mendapatkan hukuman 10 bulan penjara, Ng juga diperintahkan pengadilan untuk membayar ganti rugi kepada Carmadi sebesar S$12.800 (US$9.410).

Original: Employer’s attack fractured employee’s hands